DUKUNGAN MERIAH UNTUK TIMNAS IRAN DI TENAH PROTES POLITIK - Berita Dunia
← Kembali

DUKUNGAN MERIAH UNTUK TIMNAS IRAN DI TENAH PROTES POLITIK

Foto Berita

LOS ANGELES – Laga persahabatan antara Iran dan Selandia Baru di Los Angeles berakhir imbang 2-2, namun menyisakan cerita unik. Ribuan penggemar Iran yang sebagian besar adalah ekspatriat anti-rezim justru memberikan dukungan meriah setiap kali Tim Melli mencetak gol. Stadion bergemuruh dalam sorak-sorai, meski di luar arena sekelompok kecil demonstran mengibarkan bendera Israel dan menyerukan perlawanan terhadap pemerintah Tehran.

Dua kubu penggemar dengan bendera berbeda tampak jelas. Sebagian mengibarkan bendera Republik Islam dengan simbol Allah, sementara yang lain memilih bendera pra-revolusi 1979 bergambar singa dan matahari—simbol oposisi. Namun, saat timnas Iran menyerang, mereka bersatu dalam nyanyian 'Iran, Iran' yang menggema.

Aksi protes kecil di luar venue sempat memanas. Demonstran membawa spanduk bertuliskan 'IRGC Team' dengan gambar pemain Tim Melli yang dicoret merah. Mereka juga menyerukan Presiden AS Donald Trump untuk 'menyelesaikan pekerjaan'—merujuk pada konflik AS-Iran meski kedua negara telah mencapai gencatan senjata. Pengunjuk rasa bernama Kourosh Kiumarsi menyebut timnas Iran sebagai 'tim rezim' dan membela penggunaan bendera Israel sebagai simbol perlawanan terhadap pemerintahan Islam.

Namun, suasana di dalam stadion berbeda. Sudi Farokhnia, penggemar yang datang dengan wig warna bendera Iran, mengaku energi di tribun sangat positif. 'Semua hiruk-pikuk hanya di luar stadion. Begitu masuk, yang terdengar hanya sorakan untuk Iran,' ujarnya.

FIFA sebenarnya melarang simbol politik di pertandingan resmi. Namun ribuan bendera singa-matahari tetap lolos masuk. Ini menunjukkan bagaimana sepak bola menjadi panggung perjuangan identitas bagi diaspora Iran yang terbelah secara politik.

Dampak bagi Masyarakat: Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa olahraga tidak pernah benar-benar lepas dari politik. Bagi diaspora Iran, timnas tetap menjadi simbol kebanggaan nasional meski rezim yang mereka lawan adalah penguasa di negara asal. Di sisi lain, penggunaan bendera Israel dalam protes justru memicu kontroversi karena Israel dianggap sebagai musuh bersama oleh mayoritas warga Iran—baik pro maupun kontra rezim. Situasi ini bisa memperkeruh hubungan komunitas diaspora yang sudah terpecah.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook