LOS ANGELES - Piala Dunia 2026 resmi bergulir di Amerika Serikat dengan upacara pembukaan ala Hollywood yang spektakuler. Acara yang digelar di Stadion SoFi, Los Angeles, pada Jumat (12/6/2026) waktu setempat, langsung mencuri perhatian global dengan deretan selebritas papan atas.
Tom Cruise, David Beckham, Halle Berry, hingga Paris Hilton menjadi saksi kemeriahan acara yang menampilkan panggung megah bertema seni jalanan Los Angeles. Rapper Future, penyanyi Tyla, Anitta, dan Lisa (BLACKPINK) juga menghibur ribuan penonton yang memadati stadion berkapasitas 70.000 kursi itu. Sebuah replika trofi Piala Dunia raksasa menjadi pusat perhatian saat para penari menghidupkan suasana.
Menariknya, Presiden AS Donald Trump tidak hadir langsung, namun memberikan sambutan telepon kepada timnas AS. "Saya pikir kalian punya peluang besar untuk melaju jauh. Semoga beruntung," ujar Trump dalam sambungan telepon yang diputar di stadion.
Duel Sengit AS vs Paraguay
Laga pembuka ini mempertemukan tuan rumah Amerika Serikat melawan Paraguay. Pendukung AS, yang banyak berdandan ala Paman Sam dan Patung Liberty, kompak mencemooh pemain Paraguay saat pemanasan. Namun, suporter Amerika Latin juga tak kalah semarak dengan puluhan bendera Paraguay berkibar di tribun.
Dari sisi taktik, AS menurunkan bek tengah Chris Richards yang sebelumnya diragukan tampil karena cedera. Sementara itu, Paraguay mengandalkan winger berbahaya Julio Enciso yang siap merepotkan lini belakang AS.
Kinerja Negara Tuan Rumah Lain
Sementara itu, dua tuan rumah lainnya, Meksiko dan Kanada, sudah lebih dulu bertanding. Meksiko sukses mengalahkan Afrika Selatan 2-0, sedangkan Kanada berhasil menahan imbang Bosnia-Herzegovina 1-1—sebuah hasil bersejarah yang memberi poin pertama mereka di putaran final Piala Dunia.
Dampak bagi Piala Dunia 2026
Kemeriahan pembukaan di LA ini menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen olahraga, melainkan panggung hiburan kelas dunia. Dengan tiga negara tuan rumah (AS, Meksiko, Kanada), turnamen ini diprediksi akan memecahkan rekor penonton dan pendapatan. Namun, tantangan logistik dan perbedaan zona waktu antar negara juga menjadi sorotan media internasional.