PESEPAKBOLA ISRAEL TEMBAKI LEBANON, FIFA DISOROT TAJAM - Berita Dunia
← Kembali

PESEPAKBOLA ISRAEL TEMBAKI LEBANON, FIFA DISOROT TAJAM

Foto Berita

Dunia sepak bola geger! Seorang pemain Liga Utama Israel, Menashe Zalka, terekam kamera sedang ikut beraksi militer di Lebanon selatan. Video yang viral itu memperlihatkan Zalka, berseragam tentara Israel, menembaki target dengan senapan mesin dan bahkan melempar granat dari sebuah bangunan yang rusak di area permukiman. Peristiwa ini langsung memicu gelombang kecaman dan desakan keras agar FIFA, induk organisasi sepak bola dunia, segera mengambil tindakan tegas.

Zalka, yang sehari-hari membela klub Hapoel Hadera di Liga Premier Israel, diketahui memang bertugas sebagai tentara cadangan di brigade parasut militer Israel. Laporan menyebutkan, ini bukan kali pertama Zalka terlibat dalam operasi militer; ia juga disebut pernah menjadi bagian dari pasukan cadangan yang bertempur di Gaza.

Video yang diverifikasi oleh Al Jazeera ini sontak membuat pejabat sepak bola Palestina dan berbagai pihak geram. Mereka menuntut agar FIFA tidak hanya menjatuhkan sanksi kepada Zalka secara pribadi, tetapi juga melarang Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA). Desakan ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, FIFA memang sudah menjatuhkan denda sekitar 150.000 franc Swiss (setara lebih dari Rp 2,6 miliar) kepada IFA pada Maret lalu karena 'berbagai pelanggaran' kewajiban anti-diskriminasi. Namun, FIFA kala itu tidak membekukan keanggotaan IFA, meskipun ada permintaan dari Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) dan kelompok hak asasi manusia.

Situasi ini makin menguatkan tudingan standar ganda terhadap FIFA dan UEFA (badan sepak bola Eropa). Banyak pihak membandingkan sikap pasif mereka terhadap Israel—terlepas dari konflik yang sedang berlangsung di Gaza—dengan tindakan cepat FIFA yang langsung menskors Rusia dari semua kompetisi internasional pasca-invasi ke Ukraina pada 2022. Insiden Zalka ini seolah menjadi bom waktu yang kembali menyoroti isu sensitif, mempertanyakan integritas dan konsistensi FIFA dalam menegakkan nilai-nilai perdamaian dan etika olahraga di tengah gejolak global. Keterlibatan seorang atlet papan atas dalam konflik bersenjata tentu saja menjadi pukulan telak bagi semangat sportivitas dan memicu perdebatan panjang tentang batas antara lapangan hijau dan medan perang.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook