Serangan udara Israel kembali mengguncang Lebanon. Kali ini, sasaran tembaknya adalah area di sekitar Rumah Sakit Jabal Aamel di Kota Tyre. Akibatnya, bangunan rumah sakit rusak berat dan beberapa fasilitas medis vital tidak bisa berfungsi sama sekali.
Yang paling memprihatinkan, kerusakan ini membahayakan keselamatan pasien termuda di rumah sakit tersebut. Belum ada laporan pasti mengenai jumlah korban jiwa dari kalangan medis maupun pasien, namun situasi di lapangan digambarkan sangat kacau. Rumah sakit yang seharusnya menjadi tempat berlindung, kini justru menjadi zona berbahaya.
Analisis Dampak: Insiden ini menegaskan kembali runtuhnya hukum perang internasional di Gaza dan Lebanon. Menyerang area rumah sakit bukan hanya pelanggaran berat, tapi juga menciptakan krisis kemanusiaan sekunder. Ketika satu rumah sakit lumpuh, beban pasien dari seluruh wilayah akan dialihkan ke fasilitas lain yang mungkin sudah kewalahan. Ini adalah pukulan telak bagi sistem kesehatan Lebanon yang sudah ambruk akibat krisis ekonomi berkepanjangan. Masyarakat sipil, terutama anak-anak dan bayi, menjadi pihak yang paling dirugikan dalam situasi ini.