Washington DC, Al Jazeera – Amerika Serikat dan Iran dikabarkan hampir mencapai kesepakatan damai tahap pertama. Namun, kedua pihak masih berbeda pendapat soal kapan tepatnya dokumen bersejarah itu akan ditandatangani.
Presiden AS Donald Trump mengklaim perjanjian dengan Iran akan diteken besok. Pernyataan ini sontak memicu spekulasi di kalangan diplomat internasional. Sementara itu, sumber dari Tehran menyebut belum ada kepastian jadwal, menandakan masih ada negosiasi alot di belakang layar.
Analisis Dampak: Jika kesepakatan ini terealisasi, dampaknya akan sangat terasa di pasar minyak global. Iran adalah salah satu produsen minyak terbesar. Pencabutan sanksi bisa membuat harga minyak mentah turun, meringankan beban subsidi BBM di Indonesia. Di sisi lain, stabilitas kawasan Timur Tengah akan terjaga, mengurangi risiko konflik yang bisa mengganggu jalur pelayaran dan logistik internasional.