BOCOR! CELAH AI INSTAGRAM BIKIN AKUN MU MUDAH DICURI - Berita Dunia
← Kembali

BOCOR! CELAH AI INSTAGRAM BIKIN AKUN MU MUDAH DICURI

Foto Berita

Jakarta – Meta akhirnya mengakui adanya celah keamanan pada fitur AI di Instagram yang memungkinkan peretas membajak akun pengguna lain. Celah ini sudah ditambal, tapi dampaknya bikin publik waswas.

Masalahnya bermula ketika peretas memanfaatkan chatbot AI Instagram untuk mengubah kata sandi akun orang lain. Caranya? Mereka memalsukan lokasi korban menggunakan VPN, lalu meminta AI mengganti alamat email yang terhubung ke akun tersebut. Setelah itu, kode verifikasi otomatis dikirim ke email si peretas—bukan ke pemilik akun asli.

Andy Stone, juru bicara Meta, mengonfirmasi lewat platform X bahwa celah ini sudah diperbaiki. Namun, ia membantah kabar yang menyebut kerentanan ini dipakai untuk meretas akun para pemimpin dunia. 'Itu sepenuhnya palsu,' tegasnya.

Meski begitu, media teknologi 404media melaporkan bahwa serangan ini terjadi bersamaan dengan peretasan akun-akun besar, termasuk akun terverifikasi milik mantan Presiden AS Barack Obama. Akun tersebut sempat memposting konten pro-Iran sebelum akhirnya dikembalikan. Sampai sekarang, belum diketahui berapa banyak akun yang terdampak.

Yang bikin makin meresahkan, Jane Manchun Wong—mantan insinyur keamanan Meta—juga mengaku jadi korban. 'Kata sandi saya berubah tanpa sepengetahuan saya,' tulisnya di X. Ia menambahkan bahwa upaya reset password terjadi berkali-kali sepanjang hari.

Kejadian ini memicu kekhawatiran baru tentang kecerdasan buatan yang makin canggih tapi justru membahayakan data pribadi. Di media sosial, beredar video yang memperlihatkan langkah-langkah peretasan: dari mencari username target, memakai VPN, hingga memerintahkan AI untuk mengirim kode verifikasi ke email sang hacker. Semua berjalan mulus tanpa hambatan.

Salah satu pengguna X mengeluhkan sulitnya mencari bantuan manusia setelah akunnya dibajak. 'Satu AI mencuri akun saya, AI lain tidak bisa memperbaikinya. Tidak ada manusia di dalam proses ini sama sekali,' tulisnya kecewa. BBC pun mempertanyakan apakah Meta menyediakan layanan dukungan manusia untuk korban peretasan. Selama ini, Meta sering dikritik karena minimnya respons terhadap pengguna yang akunnya diretas atau diblokir secara keliru.

Analisis: Celah AI seperti ini membuka mata kita semua. Semakin pintar sistem otomatis, semakin kreatif pula cara peretas mengeksploitasinya. Yang paling mengkhawatirkan, tidak ada intervensi manusia dalam proses pemulihan akun. Ini PR besar bagi Meta untuk menyeimbangkan kemudahan AI dengan keamanan pengguna.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook