TEGANG! ARGENTINA-IRAN SALING USIR, GARA-GARA KELOMPOK TEROR? - Berita Dunia
← Kembali

TEGANG! ARGENTINA-IRAN SALING USIR, GARA-GARA KELOMPOK TEROR?

Foto Berita

Kondisi diplomatik Argentina dan Iran memanas setelah Buenos Aires mengusir kuasa usaha Iran, Mohsen Tehrani. Ia dinyatakan "persona non grata" atau individu yang tidak diinginkan, menandakan ketegangan serius antara kedua negara.

Kementerian Luar Negeri Argentina pada Kamis lalu menjelaskan, keputusan ini diambil menyusul pernyataan Iran yang mereka anggap "palsu, ofensif, dan tidak berdasar" terhadap Argentina dan pejabat tingginya. Pernyataan Iran tersebut merupakan respons atas langkah Argentina yang sebelumnya menetapkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai kelompok teroris.

Argentina menegaskan, respons Iran itu adalah campur tangan yang tidak dapat diterima dalam urusan dalam negeri mereka. Selain itu, Iran dinilai sengaja memutarbalikkan fakta mengenai keputusan yang diambil berdasarkan hukum internasional dan nasional.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran balik mengecam tindakan Argentina, menyebutnya sebagai "tindakan yang bertentangan dengan keamanan dan kepentingan nasional Iran." Teheran menuduh keputusan Argentina diambil "di bawah pengaruh bujukan dan tekanan dari rezim Zionis yang genosida dan menduduki," merujuk pada Israel. Iran juga memperingatkan, langkah memasukkan IRGC ke daftar hitam itu bukan hanya merusak hubungan bilateral, tapi juga menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan antar-pemerintah.

Situasi ini tak lepas dari kebijakan luar negeri Presiden Argentina Javier Milei yang sangat pro-Israel. Milei bahkan pernah menyebut dirinya "presiden paling Zionis di dunia." Ia juga sejalan dengan pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump, yang tahun lalu membantu ekonomi Argentina dengan suntikan dana 20 miliar dolar AS.

Israel sendiri menyambut baik penetapan IRGC sebagai kelompok teroris oleh Argentina. Mereka menilai, di bawah kepemimpinan Milei, Argentina berada di garis depan dunia bebas dalam memerangi "rezim teror Iran dan proksinya."

Ketegangan ini juga memiliki akar sejarah. Pada 2024, pengadilan Argentina memutuskan bahwa Iran bertanggung jawab atas pemboman pusat komunitas Yahudi di Buenos Aires pada 1994 yang menewaskan puluhan orang. Pemerintah Milei menjadikan serangan 1994 ini sebagai dasar keputusannya untuk melabeli IRGC sebagai teroris, meskipun Iran membantah terlibat dan menyebut penyelidikan tersebut penuh kontroversi.

Langkah Argentina ini semakin mengisolasi Iran di panggung internasional, terutama dari negara Amerika Latin yang penting. Ini juga menunjukkan kuatnya keselarasan geopolitik Argentina di bawah Milei dengan kekuatan Barat dan Israel, serta sikap anti-Iran yang tegas. Eskalasi retorika ini menandakan krisis diplomatik yang semakin dalam, dengan potensi dampak signifikan terhadap hubungan internasional di kawasan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook