GENJAT TEMBAK DIMULAI DEMI SELAMATKAN PLTN ZAPORIZHZHIA - Berita Dunia
← Kembali

GENJAT TEMBAK DIMULAI DEMI SELAMATKAN PLTN ZAPORIZHZHIA

Foto Berita

Kabar baik di tengah perang. Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengumumkan keberhasilan negosiasi gencatan senjata lokal di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, Ukraina. Gencatan senjata ini mulai berlaku pada Jumat (14/2) pagi dan bertujuan untuk memberikan waktu bagi teknisi melakukan perbaikan vital pada infrastruktur pembangkit.

PLTN Zaporizhzhia merupakan pembangkit nuklir terbesar di Eropa. Sejak invasi Rusia pada 2022, keselamatannya terus menjadi momok menakutkan. Lokasinya yang berada tepat di garis depan membuat pabrik ini rentan terkena hantaman artileri dan drone. Selama lebih dari dua bulan, fasilitas ini hanya bergantung pada satu jalur listrik untuk mendinginkan enam reaktornya yang sudah dimatikan. Jika sampai terputus, pembangkit harus menggunakan generator diesel darurat yang risikonya sangat tinggi.

Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi, mengatakan ini adalah gencatan senjata sementara keenam yang ia negosiasikan. Baik Moskow maupun Kyiv sepakat menghentikan tembakan demi memperbaiki saluran listrik Dniprovska. “Demi keselamatan nuklir, kami harus mengambil langkah ini,” ujar Grossi.

Namun, ironisnya, kekerasan masih terjadi di luar zona aman. Sesaat sebelum gencatan senjata berlaku, serangan drone di wilayah Zaporizhzhia menewaskan seorang wanita dan melukai 16 orang. Di dekat Kyiv, sebuah pabrik makanan terkena serangan drone Rusia dan menewaskan empat orang. Di kota Kherson, seorang pria lanjut usia tewas, sementara di Konotop, tiga anak-anak terluka akibat serangan yang sama.

Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan akan memperkuat sistem pertahanan udaranya untuk menghadapi serangan drone Ukraina yang makin masif. “Kami punya sistem pertahanan udara. Ya, kami harus meningkatkannya. Dan kami akan melakukannya,” tegas Putin.

Analisis: Gencatan senjata ini memang langkah kecil, tapi sangat krusial. Jika sampai terjadi kebocoran radiasi di Zaporizhzhia, dampaknya bukan hanya untuk Ukraina dan Rusia, tapi bisa meluas ke seluruh Eropa. Ini adalah pengingat bahwa perang tidak hanya soal militer, tapi juga soal keselamatan kemanusiaan dan lingkungan yang lebih besar.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook