Jakarta - Federasi Pekerja Film India Barat (FWICE) resmi mencabut imbauan yang melarang para anggotanya bekerja sama dengan aktor Bollywood, Ranveer Singh. Langkah ini diambil setelah Ranveer Singh disebut-sebut mengirimkan somasi hukum kepada federasi tersebut.
Sebelumnya, pada 25 Mei lalu, FWICE mengeluarkan imbauan informal yang meminta para anggota untuk tidak bekerja dengan Ranveer. Hal ini dipicu oleh pengaduan dari produser film Don 3 yang menuding Ranveer tiba-tiba mundur dari proyek tersebut hanya beberapa minggu sebelum jadwal syuting dimulai. Produser mengklaim kerugian pra-produksi mencapai 450 juta rupee atau sekitar Rp86 miliar.
Presiden FWICE, BN Tiwari, justru membalikkan keadaan dengan menyatakan dukungannya untuk Ranveer. "Kami berdiri di belakangnya. Tim hukum kami akan merespons somasi tersebut," ujarnya. Sang aktor sendiri belum memberikan komentar publik, namun juru bicaranya sebelumnya menegaskan bahwa Ranveer sangat menghormati industri film dan waralaba Don.
Analisis Dampak: Pencabutan larangan ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh seorang bintang papan atas di industri Bollywood. Ranveer Singh, yang namanya melambung lewat film seperti Padmaavat dan Gully Boy, memiliki daya tawar yang sangat kuat. Somasi hukum yang ia layangkan menjadi senjata efektif untuk melawan tekanan dari serikat pekerja. Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa di balik gemerlapnya sinema India, hubungan kontraktual antara aktor dan produser seringkali rapuh dan bisa memicu perselisihan besar. Kejadian ini mirip dengan sengketa yang pernah melibatkan aktor Diljit Dosanjh pada 2025, di mana FWICE sempat mengeluarkan larangan serupa terkait penampilannya dengan aktor asal Pakistan.