GILA! HARGA BERAS DI IRAN MELONJAK 3 KALI LIPAT - Berita Dunia
← Kembali

GILA! HARGA BERAS DI IRAN MELONJAK 3 KALI LIPAT

Foto Berita

TEHERAN, KOMPAS.TV — Krisis ekonomi di Iran semakin memprihatinkan. Lonjakan harga bahan pokok di pasar tradisional membuat warga kelas menengah ke bawah harus jungkir balik untuk bertahan hidup. Bukan hanya sanksi AS, tapi inflasi ganas yang tak terkendali menjadi biang kerok utama.

Seorang pensiunan bernama Mashhadi Firouz (63) mengeluh kepada Al Jazeera bahwa uang pensiunannya kini tak mampu membiayai sepertiga kebutuhan rumah tangga. "Belanja harian sudah seperti misi pengintaian untuk mencari harga baru," ujarnya. Ia mencontohkan, harga beras per kilogram melonjak dari 1,8 juta rial (Rp 21.000) menjadi 5 juta rial (Rp 58.000) hanya dalam setahun. Minyak goreng yang tadinya 700 ribu rial (Rp 8.200) kini tembus 3 juta rial (Rp 35.000).

Fatima (46), seorang ibu rumah tangga dengan tiga anak, mengaku harus berbelanja tiga kali seminggu hanya untuk membandingkan harga. "Daging merah sudah jadi mimpi. Ayam cuma numpang lewat di meja makan. Saya bahkan mulai menghitung telur satu per satu," keluhnya. Ia menambahkan, inflasi kini seperti wabah selektif yang lebih brutal menghantam masyarakat miskin.

Di pasar grosir Narenj, selatan Teheran, pedagang Mehran (71) menambahkan bahwa daya beli masyarakat benar-benar ambruk. "Dalam 40 tahun berjualan, saya belum pernah melihat resesi seburuk ini. Pembeli hanya mencari kebutuhan paling pokok, itu pun dalam jumlah sedikit," katanya. Data Bank Dunia menunjukkan inflasi Iran telah mencapai 50 persen secara tahunan, sementara nilai rial terus terperosok ke titik terendah sepanjang sejarah.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook