VENEZUELA BERUBAH! PRESIDEN BARU DISOKONG AS, KOLOMBIA MERAPAT? - Berita Dunia
← Kembali

VENEZUELA BERUBAH! PRESIDEN BARU DISOKONG AS, KOLOMBIA MERAPAT?

Foto Berita

Babak baru hubungan Kolombia dan Venezuela segera terukir. Presiden Kolombia, Gustavo Petro, dan Presiden interim Venezuela, Delcy Rodriguez, dikabarkan telah menyepakati pertemuan bilateral tingkat tinggi. Pertemuan krusial ini digagas untuk membahas sejumlah isu penting, mulai dari keamanan perbatasan, kerja sama ekonomi, hingga urusan energi. Rencananya, pertemuan ini akan berlangsung di kota perbatasan Cucuta, Kolombia, meskipun jadwal pastinya belum dirilis.

Kesepakatan ini diumumkan Rodriguez melalui unggahan Instagram-nya pada Rabu lalu, menekankan pentingnya 'hubungan yang saling pengertian dan menguntungkan' bagi kedua bangsa. Ini bukan sekadar pertemuan biasa, mengingat panjangnya garis perbatasan kedua negara yang mencapai lebih dari 2.200 kilometer. Sejarah hubungan keduanya pun kerap diwarnai pasang surut, apalagi dengan masuknya hampir tiga juta migran dan pengungsi Venezuela ke Kolombia dalam beberapa tahun terakhir. Isu ini jelas menjadi 'PR' besar yang harus diselesaikan bersama.

Namun, ada latar belakang yang jauh lebih menarik di balik pertemuan ini, terutama terkait gejolak politik di Venezuela. Rodriguez kini menjabat sebagai Presiden interim setelah pergantian kepemimpinan yang dramatis. Mantan pemimpin, Nicolas Maduro, dilaporkan 'diamankan' oleh Amerika Serikat pada 3 Januari lalu, bersama istrinya. Setelah itu, Mahkamah Agung Venezuela menunjuk Rodriguez sebagai pelaksana tugas presiden, sebuah keputusan yang didukung militer, partai berkuasa Venezuela, dan bahkan AS sendiri.

Penunjukan Rodriguez memang menuai pro dan kontra. Sejumlah kelompok internasional dan oposisi Venezuela mempertanyakan legitimasi kepemimpinannya, mengingat ia tidak terpilih melalui mandat rakyat dan memiliki kedekatan dengan pemerintahan Maduro yang dituding melanggar HAM. Rodriguez sendiri sebelumnya menjabat Wakil Presiden di era Maduro.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal dukungan, namun dengan syarat: Rodriguez harus responsif terhadap tuntutan AS. Dan nampaknya, Rodriguez tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Ia langsung bergerak cepat dengan mereformasi sektor minyak nasional Venezuela, membukanya untuk investasi asing – sebuah prioritas utama bagi Washington. Sebagai balasan, AS pun mulai melonggarkan sejumlah sanksi untuk memfasilitasi produksi minyak di bawah pemerintahan baru ini. Ini adalah sebuah game changer, mengingat Venezuela telah lama terisolasi sanksi AS.

Perubahan tampuk kepemimpinan di Caracas ini jelas membuka lembaran baru bagi diplomasi internasional Venezuela, sekaligus berpotensi mengubah dinamika politik dan ekonomi di kawasan Amerika Latin. Pertemuan dengan Kolombia ini menjadi langkah awal yang krusial untuk melihat arah kebijakan luar negeri Rodriguez ke depan dan bagaimana negara-negara tetangga menyikapinya.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook