MIMPI PENDIDIKAN FINLANDIA RUNTUH, RATUSAN ROHINGYA TERJEBAK - Berita Dunia
← Kembali

MIMPI PENDIDIKAN FINLANDIA RUNTUH, RATUSAN ROHINGYA TERJEBAK

Foto Berita

Ratusan pelajar Myanmar, termasuk Ma Naw Phaw (19), harus menanggung mimpi buruk setelah agen pendidikan Brighter Future Way (BFW) gagal memenuhi janji memberangkatkan mereka ke Finlandia. Para korban, yang merupakan pengungsi konflik di Myanmar, telah membayar biaya hingga 10.000 euro (sekitar Rp170 juta) per orang untuk kursus bahasa, pendaftaran sekolah vokasi, dan izin tinggal. Namun, permohonan izin tinggal mereka justru ditolak Finlandia, sementara sang pendiri BFW, Min Min Soe Shwe, kini ditahan di Finlandia.

Penipuan ini terungkap saat otoritas Finlandia mengumumkan penyelidikan skala besar terhadap agen pendidikan yang diduga menjebak 350 pelajar Myanmar sejak 2022. Petugas investigasi, Juho Sillanpää, mengatakan kasus ini masuk kategori 'pemerasan berat' dan bisa membuat para korban terlilit utang serta rentan dieksploitasi lebih lanjut. Sementara itu, rekan pendiri BFW, Phitak Pakay, mengaku kehilangan kontak dengan Min Min dan menyatakan agensi akan segera tutup.

Dampak dari kasus ini sangat luas. Bagi para pengungsi yang sudah kehilangan masa depan di Myanmar, penipuan ini menghancurkan harapan terakhir mereka untuk memulai hidup baru. Lebih dari itu, kasus ini menjadi peringatan keras bagi calon pelajar internasional, khususnya dari negara konflik, untuk lebih waspada terhadap agen pendidikan yang menjanjikan kemudahan tanpa verifikasi resmi. Finlandia sendiri kini tengah memperketat pengawasan terhadap lembaga perantara pendidikan asing guna mencegah kasus serupa terulang. BBC melaporkan bahwa para korban kini dalam kondisi rentan dan berpotensi menjadi sasaran eksploitasi lebih lanjut.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook