Bursa transfer paruh musim Saudi Pro League (SPL) baru saja ditutup, tapi meninggalkan drama yang tak terduga. Dua megabintang lapangan hijau, Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema, kini jadi sorotan utama setelah sejumlah laporan menyebut Ronaldo geram dengan manuver transfer di liga Arab Saudi.
Drama ini bermula dari kepindahan sensasional Karim Benzema. Mantan tandem Ronaldo di Real Madrid itu resmi menyeberang dari Al-Ittihad ke Al Hilal, klub tersukses di Arab Saudi yang saat ini memimpin klasemen SPL. Kepindahan sang peraih Ballon d’Or ke tim rival bebuyutan Al-Nassr jelas bukan kabar baik bagi Ronaldo.
Ronaldo sendiri tidak tampil dalam laga terbaru Al-Nassr melawan Al-Riyadh. Media Portugal, A Bola, melaporkan bahwa megabintang Portugal itu kesal lantaran Al-Nassr belum juga memperkuat skuadnya secara signifikan. Padahal, persaingan meraih gelar juara makin memanas, dengan Al-Nassr yang duduk di posisi kedua hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen, Al Hilal.
Benzema, yang musim lalu membawa Al-Ittihad juara liga, bergabung dengan Al Hilal yang memang dikenal sebagai 'raja' sepak bola Saudi dengan 21 gelar liga. Kedatangan Benzema ke Al Hilal ini dianggap sebagai ancaman serius bagi ambisi Ronaldo untuk meraih gelar liga pertamanya di Arab Saudi sejak bergabung Januari 2023 lalu. Bagaimana tidak, rival utama Ronaldo kini diperkuat striker tajam yang juga mantan rekan setimnya.
Situasi ini kian memperpanas persaingan di SPL, yang kini menjadi ajang 'perang bintang' berkat investasi besar dari Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi. Masing-masing klub seolah berlomba menarik perhatian dunia dengan mendatangkan pemain top. Namun, di balik gemerlap transfer, drama ego dan ambisi para bintang menjadi bumbu penyedap yang tak kalah menarik. Pihak Al-Nassr sendiri, melalui CEO Jose Semedo, memilih untuk tidak berkomentar terkait situasi Ronaldo ini, menambah misteri di balik ketidakhadirannya. Apakah ini pertanda keretakan atau sekadar strategi di balik layar?