PUTUS ASA? ZELENSKY AJAK DIALOG, PUTIN TOLAK MENTAH-MENTAH - Berita Dunia
← Kembali

PUTUS ASA? ZELENSKY AJAK DIALOG, PUTIN TOLAK MENTAH-MENTAH

Foto Berita

MOSKOW, RUSIA - Presiden Rusia Vladimir Putin dengan tegas menolak ajakan bertemu langsung dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Penolakan ini disampaikan Putin dalam forum ekonomi tahunan di St. Petersburg, Jumat (7/6/2024), setelah Zelensky mengirim surat terbuka yang meminta negosiasi langsung untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung sejak 2022.

Dalam suratnya, Zelensky menawarkan gencatan senjata dan dialog tatap muka. Ia juga melontarkan kritik pedas kepada Putin, menyebut usia sang pemimpin Rusia yang sudah 26 tahun berkuasa mulai 'memengaruhi' kebijakannya. Namun, Putin menganggap surat itu 'kasar' dan tidak melihat urgensi untuk bertemu.

"Saya tidak melihat ada gunanya untuk saat ini," kata Putin. Ia menegaskan bahwa gencatan senjata hanya akan memberi Ukraina waktu untuk memperkuat diri. Menurut Putin, negosiasi damai harus dilakukan sebelum ada gencatan senjata, bukan sebaliknya. Ia juga mengulangi syarat utama Rusia: Ukraina harus menarik pasukan dari empat wilayah timur (Donetsk, Luhansk, Kherson, Zaporizhzhia) dan membatalkan niat bergabung dengan NATO.

Zelensky pun bereaksi keras. Lewat Telegram, ia menyatakan bahwa Rusia 'kembali memilih perang'. Ia menegaskan bahwa Ukraina tidak akan menyerahkan satu jengkal pun wilayahnya, karena hal itu hanya akan mendorong Rusia untuk menyerang lagi di masa depan.

Analisis Dampak: Penolakan ini mengubur harapan damai dalam waktu dekat. Gedung Putih sendiri sempat menyambut positif surat Zelensky, dengan Presiden AS Donald Trump mengatakan akan 'sangat baik' jika kedua pemimpin bertemu. Namun, sikap keras Putin menunjukkan bahwa Moskow masih percaya diri di medan perang. Di sisi lain, serangan Ukraina masih terus berlanjut. Jumat lalu, Kyiv mengklaim berhasil menghantam lima kapal kargo ilegal Rusia di Laut Azov. Situasi ini membuat prospek negosiasi semakin suram dan konflik diprediksi akan berlarut-larut.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook