DUNIA GENTING! SELAT HORMUZ SULIT DIBUKA, HARGA MINYAK MENCEKIK! - Berita Dunia
← Kembali

DUNIA GENTING! SELAT HORMUZ SULIT DIBUKA, HARGA MINYAK MENCEKIK!

Foto Berita

Pemerintah Inggris bergerak cepat di tengah krisis global. Perdana Menteri Keir Starmer mengumumkan inisiatif penting: Inggris akan menjadi tuan rumah pertemuan daring dengan 35 negara untuk membahas pembukaan kembali Selat Hormuz yang vital. Jalur laut krusial ini kini praktis tertutup akibat konflik antara AS-Israel dengan Iran, memicu kekhawatiran serius di seluruh dunia.

Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, dijadwalkan memimpin pertemuan pada hari Kamis (setelah pengumuman pada Rabu) untuk mengevaluasi langkah-langkah diplomatik dan politik yang memungkinkan pemulihan kebebasan navigasi. Tujuannya adalah menjamin keselamatan kapal dan pelaut yang terjebak, serta melancarkan kembali aliran komoditas penting yang melewati selat tersebut, namun setelah pertempuran mereda. Setelah itu, perencana militer Inggris juga akan mengadakan rapat untuk merumuskan bagaimana kapabilitas mereka bisa dikerahkan agar selat itu aman dan bisa diakses kembali.

Penutupan Selat Hormuz bukan main-main. Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia melintasi jalur ini. Akibatnya, harga energi global melambung tinggi dan memaksa banyak negara untuk mengeluarkan cadangan minyak serta gas strategis mereka demi meredakan krisis. Starmer tak menampik, "Ini tidak akan mudah," ujarnya, mengakui kompleksitas tantangan di depan mata. Beberapa negara yang akan bergabung dalam diskusi ini antara lain Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Belanda.

Situasi ini makin panas dengan kritik pedas dari Presiden AS Donald Trump. Ia menuding negara-negara Eropa, termasuk Inggris, tidak bertindak cukup untuk membuka selat tersebut dan kurang mendukung Washington dalam upaya perangnya. Trump bahkan menyarankan agar negara-negara tersebut "belajar berjuang sendiri" untuk mendapatkan minyak, karena AS tidak akan membantu lagi. Tensi ini menunjukkan adanya keretakan di antara sekutu Barat terkait penanganan krisis di Timur Tengah.

Dampak penutupan Selat Hormuz sangat luas. Bukan hanya soal harga BBM yang mencekik dompet masyarakat, tapi juga ancaman stabilitas ekonomi global dan potensi meluasnya konflik. Masyarakat di seluruh dunia akan merasakan langsung efek domino dari jalur maritim yang terganggu ini, mulai dari inflasi hingga ketersediaan energi. Keberhasilan upaya diplomatik Inggris ini akan menjadi penentu masa depan pasokan energi dan perdamaian regional.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook