KABAR GEMBIRA: PERANG USA-IRAN BERAKHIR, BURSA ASIA PACIFIC BERGEMBIRA - Berita Dunia
← Kembali

KABAR GEMBIRA: PERANG USA-IRAN BERAKHIR, BURSA ASIA PACIFIC BERGEMBIRA

Foto Berita

Wall Street kompak menghijau setelah ada titik terang di Timur Tengah. Indeks S&P 500 melesat 1,7 persen dan Nasdaq yang sarat saham teknologi terbang 3,1 persen. Pemicunya? Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang diyakini bakal memulihkan stabilitas pasokan energi global yang selama berbulan-bulan kacau akibat konflik di Selat Hormuz.

Kesepakatan ini langsung disambut euforia di pasar saham. SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk, mencatat debut pasar perdana paling spektakuler dalam sejarah dengan kenaikan 19,6 persen. Alhasil, Elon Musk resmi menyandang status triliuner pertama di dunia. Indeks Dow Jones juga ikut meroket 0,9 persen dan menembus rekor tertinggi sepanjang masa.

Dari sisi energi, harga minyak mentah Brent ambrol hampir 5 persen ke level 83 dolar AS per barel. Ini harga terendah sejak pekan pertama konflik pecah. Artinya, pelaku pasar sudah mulai memproyeksikan bahwa pasokan minyak dari kawasan Teluk bakal kembali normal, meski butuh waktu berbulan-bulan untuk benar-benar pulih.

Jay Goldberg, analis senior dari Seaport Research Partners, menjelaskan bahwa investor selama ini terbelah antara optimisme belanja AI dan kekhawatiran perang. Kini, dengan berakhirnya perang, sisi ketidakpastian itu hilang. Investor pun kembali berani mengambil risiko, terutama di sektor teknologi.

Namun, di Asia, bursa saham bergerak mixed. Nikkei Jepang nyaris flat, Kospi Korea Selatan turun tipis, sementara Taiwan dan Hong Kong bergerak variatif. Pasar Asia sepertinya masih mencerna kabar ini sambil menunggu kepastian implementasi kesepakatan di lapangan.

Perlu dicatat, meski kesepakatan sudah di atas kertas, realitas di Selat Hormuz masih rumit. Sekitar 500 kapal masih mengantre untuk melintas, dan jalur tersebut belum sepenuhnya aman dari ranjau laut Iran. Butuh waktu berbulan-bulan sebelum energi benar-benar mengalir normal.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook