Amerika Serikat membuat geger dunia kesehatan! Untuk pertama kalinya sejak 1948, negara adidaya itu resmi cabut dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Langkah drastis ini diambil setelah pejabat AS melayangkan kritik tajam terhadap penanganan pandemi COVID-19 oleh WHO, sekaligus menghentikan gelontoran dana dan membatasi keterlibatan di masa mendatang. Keputusan ini sontak memicu alarm bahaya bagi masa depan kesehatan global.
Penarikan diri AS, yang selama ini dikenal sebagai penyumbang dana terbesar dan pemain kunci dalam diplomasi kesehatan global, berpotensi menciptakan kekosongan besar. Tanpa partisipasi dan dukungan finansial AS, WHO bisa melemah dalam kapasitasnya untuk mengkoordinasikan respons terhadap wabah penyakit di seluruh dunia, mendistribusikan vaksin, atau bahkan memantau ancaman kesehatan lintas batas. Ini juga bisa berarti hilangnya dukungan krusial untuk program-program kesehatan di negara berkembang, serta mengganggu upaya kolektif dunia dalam menghadapi krisis kesehatan di masa depan. Banyak pihak khawatir, langkah ini justru akan memperparah situasi pandemi global dan melemahkan arsitektur kesehatan dunia yang sudah rapuh di tengah tantangan pandemi yang belum usai.