GalaČi, Rumania ā Sebuah blok apartemen di kota GalaČi, Rumania timur yang berbatasan dengan Ukraina, menjadi sasaran serangan drone yang oleh pihak berwenang setempat disebut sebagai milik Rusia pada Jumat lalu. Insiden ini melukai dua orang dan membuat warga sekitar ketakutan.
Seorang penghuni gedung yang enggan disebutkan namanya mengaku trauma setelah kejadian tersebut. āJika saya kembali ke apartemen saya malam ini, saya akan tidur dalam ketakutan,ā ujarnya kepada koresponden BBC, Sarah Rainsford. Suasana mencekam langsung terasa di lingkungan tersebut pasca ledakan.
Presiden Rumania, NicuČor Dan, menduga drone tersebut awalnya ditembak jatuh oleh pertahanan udara Ukraina di atas wilayah Kyiv, sehingga lintasannya berubah dan jatuh di Rumania. Namun, Moskow justru mempertanyakan klaim bahwa drone itu milik mereka. Situasi ini memicu ketegangan baru di kawasan yang sudah rawan akibat perang.
Analisis Dampak: Insiden ini menjadi alarm serius bagi negara-negara NATO yang berbatasan dengan Ukraina. Meskipun Rumania adalah anggota aliansi, serangan puing-puing drone menunjukkan bahwa eskalasi perang bisa meluas tanpa sengaja. Warga sipil di wilayah perbatasan kini hidup dalam bayang-bayang ancaman serupa, sementara pemerintah setempat harus memperkuat sistem pertahanan udara dan perlindungan sipil.