Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, saat masih menjabat kembali memicu kontroversi dengan pernyataan tajamnya terkait imigrasi. Dalam pidato di Gedung Putih, ia secara terang-terangan menyebut Somalia "bukanlah sebuah negara."
"Somalia bahkan bukan sebuah negara. Mereka tidak memiliki apa pun yang menyerupai sebuah negara," ujar Trump, seperti dikutip dari Al Jazeera. Pernyataan ini dilontarkannya setahun setelah ia mulai menjabat sebagai Presiden AS, menyasar isu imigrasi yang selalu menjadi sorotan utama pemerintahannya.
Tak berhenti di situ, Trump juga menuding negara-negara lain sengaja mengirimkan apa yang ia sebut sebagai "alien ilegal kriminal." Ia mengklaim bahwa banyak negara secara sistematis mengirim para pembunuh dan individu dengan gangguan mental ke Amerika Serikat. Trump bahkan mencontohkan penangkapan "alien ilegal kriminal" di Minnesota dan beberapa lokasi lainnya sebagai bukti tudingannya.
Retorika anti-imigran ini bukan kali pertama dilontarkan Trump. Sejak awal kiprah politiknya, ia memang dikenal vokal dalam menyuarakan pembatasan imigrasi dan kebijakan perbatasan yang ketat, seringkali dengan narasi yang provokatif dan memicu perdebatan di kancah global.