Arsenal sukses menghajar rival sekotanya, Tottenham Hotspur, dengan skor telak 4-1 dalam laga panas derby London Utara, Minggu lalu. Kemenangan tandang ini langsung melambungkan The Gunners unggul lima poin di puncak klasemen Premier League, sekaligus memperkuat ambisi mereka meraih gelar juara setelah sempat terpeleset di dua pertandingan sebelumnya.
Sorotan utama tentu tertuju pada Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres. Keduanya sama-sama mencetak dua gol alias 'brace' yang mematikan pertahanan Spurs. Bagi Eze, ini seperti deja vu. Tiga bulan setelah mencetak hat-trick melawan Tottenham, gelandang timnas Inggris ini kembali menghantui mereka dengan dua gol lagi. Menariknya, Eze nyaris bergabung dengan Tottenham musim panas lalu, sebelum akhirnya Arsenal bergerak cepat mengamankan tanda tangannya senilai 60 juta poundsterling. Sejak November, gol-gol Eze memang seperti dikhususkan untuk Spurs.
Pelatih Tottenham, Igor Tudor, harus mengakui ini bukan awal yang mudah. Meski sempat menyamakan kedudukan lewat Randal Kolo Muani di menit 34 setelah gol pembuka Eze, Spurs tak mampu membendung serangan Arsenal. Gyokeres membuat skor 2-1 di menit 47, lalu Eze memperlebar jarak di menit 61, disusul gol penutup Gyokeres di masa injury time.
Kemenangan ini krusial bagi Arsenal yang bertekad meraih gelar liga pertama sejak 2004. Namun, persaingan di puncak masih sangat ketat. Manchester City, yang berada di posisi kedua, masih punya satu pertandingan sisa dan akan bertemu langsung dengan pasukan Mikel Arteta pada pertengahan April. Pertemuan kedua tim juga akan terjadi di final Piala Liga Inggris pada 22 Maret mendatang, menambah bumbu panas perburuan gelar musim ini.
Di pertandingan Premier League lainnya, Minggu kemarin juga diwarnai drama. Gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister, mencetak gol kemenangan di masa injury time untuk memastikan kemenangan 1-0 atas Nottingham Forest. Sementara itu, Crystal Palace juga meraih kemenangan tipis 1-0 atas Wolverhampton berkat gol menit akhir, dan Fulham sukses menundukkan Sunderland 3-1.