Jakarta β Manajemen Manchester City siap membawa kasus ini ke meja hijau. Mereka gerah dengan ulah kandidat presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, yang terang-terangan memakai nama Erling Haaland untuk kampanye.
Dalam sebuah tayangan televisi Spanyol, Riquelme dengan percaya diri memegang jersey Los Blancos bertuliskan nama Haaland. Ia berjanji akan memboyong striker tajam asal Norwegia itu ke Santiago Bernabeu jika terpilih sebagai presiden klub pada pemilihan Minggu ini.
City langsung bereaksi keras. Juru bicara klub menyebut klaim Riquelme soal adanya klausul rilis dalam kontrak Haaland adalah hoax. βTidak ada satu pun peluang itu terjadi. Kami sedang mempertimbangkan tindakan hukum atas penggunaan gambar pemain kami tanpa izin,β tegas perwakilan City.
Bukan cuma City yang angkat bicara. Ayah Haaland, Alfie, dan agennya, Rafaela Pimenta, langsung mengeluarkan pernyataan bersama. Mereka menegaskan bahwa wacana kepindahan Haaland ke Madrid saat ini adalah omong kosong belaka.
Riquelme, yang merupakan pengusaha energi terbarukan, memang menjadi penantang petahana Florentino Perez. Ia juga berniat merekrut gelandang City, Rodri. Langkah ini dinilai sebagai gimmick politik untuk menarik suara dalam pemilihan yang baru pertama kali dalam 20 tahun terakhir ini tidak dimenangkan Perez secara otomatis.
Analisis: Manuver Riquelme ini sebenarnya menunjukkan betapa panasnya bursa calon presiden Real Madrid saat ini. Namun, langkahnya dianggap terlalu berisiko. Menggadang-gadang nama pemain yang masih terikat kontrak jangka panjang (hingga 2034) di klub lain bisa merusak hubungan diplomatik kedua raksasa Eropa. City jelas tidak ingin kehilangan mesin golnya, dan mereka punya dasar hukum kuat untuk membungkam spekulasi liar semacam ini.