EU-MERCOSUR RESMIKAN PAKTA DAGANG TERBESAR, LAWAN ISOLASIONISME GLOBAL - Berita Dunia
← Kembali

EU-MERCOSUR RESMIKAN PAKTA DAGANG TERBESAR, LAWAN ISOLASIONISME GLOBAL

Foto Berita

Setelah menanti selama 25 tahun dengan negosiasi yang tak mudah, Uni Eropa (EU) dan blok ekonomi Amerika Selatan, Mercosur, akhirnya meneken perjanjian perdagangan bebas (FTA) raksasa. Kesepakatan yang baru saja dituntaskan pada Sabtu lalu ini digadang-gadang akan menciptakan salah satu area perdagangan bebas terbesar di dunia, sekaligus menjadi pakta dagang terbesar yang pernah disepakati EU.

Penandatanganan perjanjian bersejarah ini dilakukan di Asuncion, ibu kota Paraguay, dan dihadiri oleh para pemimpin kunci. Presiden Komisi Eropa, Ursula Von der Leyen, dengan tegas menyatakan, "Kami memilih perdagangan yang adil daripada tarif, kami memilih kemitraan jangka panjang yang produktif daripada isolasi." Senada, Presiden Paraguay, Santiago Pena, menyebut traktat ini mengirimkan "sinyal jelas yang mendukung perdagangan internasional" di tengah ketegangan global. Menteri Luar Negeri Brasil, Mauro Vieira, bahkan menyebutnya sebagai "benteng" di hadapan dunia yang dilanda ketidakpastian dan proteksionisme.

Perjanjian ini bertujuan utama untuk menurunkan tarif impor dan mendongkrak volume perdagangan antara kedua kawasan. Namun, jalan menuju implementasi masih panjang. Pakta ini perlu mendapatkan persetujuan dari Parlemen Eropa serta diratifikasi oleh parlemen negara-negara anggota Mercosur, yaitu Argentina, Brasil, Paraguay, dan Uruguay.

Meski sebagian besar negara Eropa telah memberikan lampu hijau minggu lalu, kesepakatan ini bukannya tanpa penentang. Kelompok petani dan pegiat lingkungan menyuarakan kekhawatiran mereka. Petani, misalnya, cemas akan masuknya produk pertanian murah dari Amerika Selatan, sementara pegiat lingkungan khawatir akan peningkatan deforestasi. Ribuan petani Irlandia bahkan sempat menggelar protes pekan lalu, menuduh para pemimpin Eropa mengorbankan kepentingan mereka.

Namun, para pemimpin di Paraguay yakin perjanjian ini akan membawa lapangan kerja, kemakmuran, dan peluang bagi masyarakat di kedua sisi Atlantik. Sebagai gambaran, EU dan Mercosur secara kolektif menyumbang 30 persen dari PDB global dan melayani lebih dari 700 juta konsumen. Dengan menghapus tarif pada lebih dari 90 persen perdagangan bilateral, kesepakatan ini diperkirakan akan mulai berlaku penuh pada akhir 2026.

Secara spesifik, ekspor Eropa seperti mobil, anggur, dan keju akan diuntungkan. Di sisi lain, produk pertanian Amerika Selatan seperti daging sapi, unggas, gula, beras, madu, dan kedelai akan lebih mudah masuk ke pasar Eropa. Lucia Newman, editor Al Jazeera untuk Amerika Latin, menjelaskan bahwa negara-negara Mercosur adalah produsen besar produk pertanian dan mineral mentah yang sangat dibutuhkan EU. Sementara itu, bagi negara-negara Mercosur, kesepakatan ini membuka pasar Eropa yang sangat besar, meskipun dengan standar yang lebih ketat.

Lebih dari sekadar ekonomi, Newman menekankan bahwa perjanjian ini juga membawa pesan geopolitik yang kuat kepada Amerika Serikat dan dunia lainnya. "Ini adalah gestur untuk mendukung multilateralisme, di saat, seperti kata Von der Leyen, isolasionisme dan tarif berusaha menguasai dunia," pungkasnya.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook