GUNCANGAN SPANYOL: DUA KECELAKAAN KERETA, 43 TEWAS BERUNTUN - Berita Dunia
← Kembali

GUNCANGAN SPANYOL: DUA KECELAKAAN KERETA, 43 TEWAS BERUNTUN

Foto Berita

Spanyol kembali dilanda duka mendalam. Baru dua hari setelah kecelakaan kereta api mematikan yang menewaskan 42 orang, sebuah kereta komuter di dekat Barcelona mengalami kecelakaan serupa pada Selasa. Insiden terbaru ini menewaskan satu orang dan melukai puluhan lainnya, menambah daftar panjang tragedi yang membuat negara itu menetapkan tiga hari berkabung nasional.

Kecelakaan terjadi di Kota Gelida, sekitar 40 kilometer barat Barcelona, wilayah Catalonia. Kereta komuter itu menabrak puing-puing tembok penahan yang tiba-tiba roboh dan menimpa jalur kereta api. Dinas pemadam kebakaran Catalonia mengonfirmasi, pengemudi kereta meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara 37 penumpang luka-luka, empat di antaranya mengalami kondisi serius. Otoritas perlindungan sipil Catalonia menyatakan tembok penahan itu roboh kemungkinan besar akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sepanjang pekan ini.

Insiden ini terjadi saat Spanyol baru saja memulai masa berkabung tiga hari untuk mengenang para korban kecelakaan kereta pada Minggu malam sebelumnya.

Kecelakaan pertama yang jauh lebih fatal itu terjadi di dekat Adamuz, Provinsi Cordoba, wilayah Andalusia, sekitar 800 kilometer dari lokasi insiden terbaru. Menurut operator kereta api Spanyol, ADIF, pada Minggu pukul 19.45 waktu setempat, bagian belakang kereta yang membawa 289 penumpang dari Malaga menuju Madrid anjlok dan menabrak kereta lain dari arah berlawanan, yang membawa 184 penumpang dari Madrid menuju Huelva. Bagian depan kereta kedua mengalami benturan paling parah, membuat dua gerbong pertamanya terlempar keluar rel dan meluncur menuruni lereng setinggi 4 meter. Presiden Regional Andalusia, Juanma Moreno, melaporkan beberapa jasad korban ditemukan ratusan meter dari lokasi tabrakan.

Menteri Transportasi Spanyol, Oscar Puente, menyebut kecelakaan Minggu sebagai "sangat aneh" karena terjadi di jalur yang lurus dan kedua kereta tidak melaju kencang. Puente mengatakan pihaknya menemukan bagian rel yang rusak yang mungkin berhubungan dengan penyebab kecelakaan, namun menegaskan ini masih sebatas hipotesis dan penyelidikan bisa memakan waktu berminggu-minggu untuk mencapai kesimpulan. "Semua hipotesis masih terbuka," ujarnya.

Rangkaian kecelakaan ini, tentu akan menempatkan tekanan besar pada pemerintah Spanyol dan otoritas perkeretaapian untuk meyakinkan publik bahwa moda transportasi kereta api di Spanyol aman untuk digunakan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook