ESKALASI PERANG LEBANON! JUTAAN TERDAMPAK, ISRAEL ANCAMAN BARU! - Berita Dunia
← Kembali

ESKALASI PERANG LEBANON! JUTAAN TERDAMPAK, ISRAEL ANCAMAN BARU!

Foto Berita

Ketegangan di Timur Tengah kian memanas setelah rentetan serangan udara Israel menghantam tiga permukiman di Beirut bagian selatan, Lebanon. Laporan media pemerintah Lebanon menyebut, serangan brutal ini menyasar kawasan Kafaat, Haret Hreik, dan sebuah gedung apartemen di Doha Aramoun. Israel membenarkan serangan itu, mengklaim targetnya adalah kelompok Hizbullah yang beroperasi di wilayah tersebut. Insiden ini menandai babak baru eskalasi konflik yang telah berlangsung lebih dari dua pekan, di mana Lebanon kini menghadapi peningkatan intensitas pertempuran.

Dampak serangan ini langsung terasa. Salah seorang warga, seorang wanita berkebangsaan Ethiopia, dilaporkan terluka dalam insiden di Beirut. Yang lebih memprihatinkan, serangan di Doha Aramoun disebut terjadi di area yang tidak masuk dalam perintah evakuasi, mengindikasikan kemungkinan upaya pembunuhan terarah. Sejak awal konflik, Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat setidaknya 886 orang tewas, termasuk 67 wanita dan 111 anak-anak, serta 2.141 lainnya luka-luka. Angka ini mencerminkan betapa mengerikannya harga yang harus dibayar warga sipil.

Selain Beirut, wilayah Lebanon selatan juga tak luput dari gempuran. Serangan udara Israel juga menargetkan Arab al-Jal dan Bint Jbeil. Sebagai respons atas intensifikasi pertempuran, Israel bahkan telah melancarkan 'operasi darat terbatas dan terarah' di Lebanon selatan, mengancam akan 'memperdalam' operasi hingga semua target tercapai. Di sisi lain, Hizbullah mengklaim telah menargetkan pasukan Israel di perbatasan dan kota-kota perbatasan, termasuk bentrokan langsung di Khiam. Situasi ini telah memicu krisis kemanusiaan masif, dengan lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi sejak 2 Maret, sebagian besar menempati lebih dari 600 tempat penampungan kolektif.

Kondisi semakin runyam dengan peringatan evakuasi menyeluruh yang dikeluarkan militer Israel untuk wilayah Lebanon selatan, membentang lebih dari 40 kilometer dari perbatasan, hingga ke utara Sungai Litani. Menteri Pertahanan Israel bahkan mengancam bahwa pengungsi Lebanon tidak boleh kembali ke rumah mereka di selatan Litani sampai keamanan warga Israel utara terjamin. Ancaman ini secara tersirat menunjukkan Israel berupaya menciptakan zona penyangga keamanan di dalam wilayah Lebanon, sebuah langkah yang berpotensi mengubah peta demografi dan politik wilayah tersebut secara permanen. Eskalasi ini bukan hanya mengancam stabilitas Lebanon, tetapi juga memperburuk ketegangan di seluruh kawasan, menjadikan konflik ini kian kompleks dan sulit diprediksi ujungnya.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook