KASUS PEMERKOSAAN, BINTANG GHANA DITOLAK VISA CANADA - Berita Dunia
← Kembali

KASUS PEMERKOSAAN, BINTANG GHANA DITOLAK VISA CANADA

Foto Berita

Jakarta - Gelandang Timnas Ghana, Thomas Partey, dipastikan absen di laga perdana Piala Dunia 2026 melawan Panama di Toronto, Kanada. Penyebabnya bukan cedera, melainkan penolakan visa oleh Pemerintah Kanada karena Partey masih berstatus tersangka dalam kasus pemerkosaan di Inggris.

FIFA dalam pernyataan resminya, Jumat (13/6), mengonfirmasi bahwa Partey yang membela Villarreal itu tidak bisa terbang dari markas tim di Rhode Island, AS, menuju Toronto. "Permohonan visanya ditolak oleh pemerintah Kanada," tulis FIFA, menegaskan bahwa pihaknya tidak punya wewenang dalam proses imigrasi negara tuan rumah.

Kantor Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada (IRCC) menegaskan setiap pemohon visa dinilai secara individual berdasarkan hukum yang berlaku. "Menjadi tuan rumah Piala Dunia tidak mengubah hukum imigrasi Kanada," tegas pernyataan IRCC.

Partey dijadwalkan menjalani sidang pada November mendatang atau setelahnya atas tuduhan yang berkaitan dengan masa baktinya di Arsenal (2020-2025). Sang pemain mengaku tidak bersalah. Kasus serupa juga membayangi bek Maroko, Achraf Hakimi, yang masih menjalani proses hukum di Paris.

Meski kehilangan Partey, Ghana masih bisa memainkannya di laga kedua melawan Inggris (23 Juni) dan Kroasia (27 Juni) yang digelar di Amerika Serikat. Ini menjadi penampilan kelima Ghana dalam enam edisi Piala Dunia terakhir.

Analisis: Kasus ini membuka kembali perdebatan tentang bagaimana federasi sepak bola dan negara tuan rumah menangani pemain yang sedang bermasalah hukum. Keputusan Kanada menunjukkan bahwa aspek kemanusiaan dan hukum bisa mengalahkan kepentingan olahraga. Ini menjadi preseden bagi turnamen olahraga global lainnya terkait latar belakang kriminal pemain.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook