Madrid, Spanyol – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, membuat gebrakan di menit-menit akhir kampanye pemilihan presiden klub. Ia berjanji akan membawa pulang Jose Mourinho sebagai pelatih kepala jika dirinya memenangkan pemilihan yang digelar Minggu ini.
Janji ini disampaikan Perez melalui media sosial pribadinya. Ia mengunggah video pendek yang menampilkan Mourinho dengan tegas menjawab, "Yes!" (Ya!). Video tersebut menggunakan slogan "So MOUch history to be made", yang secara gamblang merujuk pada sejarah besar Mourinho bersama Los Blancos.
Langkah ini diambil setelah musim yang mengecewakan bagi Real Madrid. Barcelona sukses meraih gelar juara La Liga dua musim beruntun, sementara Real Madrid, yang merupakan raja Liga Champions dengan 15 gelar, justru tersingkir di babak perempat final dalam dua musim terakhir. Minimnya trofi besar inilah yang memicu Perez untuk menggelar pemilihan lebih awal.
Perez menghadapi pesaing, Enrique Riquelme, seorang pengusaha energi terbarukan. Ini adalah pertama kalinya dalam 20 tahun pemilihan presiden Real Madrid benar-benar kompetitif. Riquelme, yang sedang diwawancara televisi Spanyol saat pengumuman Perez, langsung menawarkan gebrakan lain: ia berjanji akan merekrut gelandang Manchester City dan kapten timnas Spanyol, Rodri, sebagai pembelian pertamanya. Ia juga mengincar bomber City, Erling Haaland, dan akan menunjuk legenda klub, Raul, sebagai direktur olahraga.
Keputusan Perez untuk memulangkan Mourinho menuai pro dan kontra. Sejak hengkang dari Chelsea, pengalaman Mourinho di klub-klub besar seperti Manchester United, Tottenham Hotspur, dan AS Roma dianggap kurang mentereng—meski ia berhasil membawa Roma juara Liga Conference. Banyak pengamat menilai gaya pragmatis Mourinho sudah tidak relevan dengan sepak bola modern saat ini.
Namun, Perez tampaknya punya pandangan berbeda. Ia menilai Mourinho adalah sosok tepat untuk mengembalikan disiplin dan ketajaman skuad yang dihuni bintang-bintang seperti Kylian Mbappe, Vinicius Jr, dan Jude Bellingham. Ini menjadi sinyal kuat bahwa Perez menginginkan manajer berkarakter keras untuk menertibkan ego para pemain bintangnya.
Jika Perez menang, Mourinho akan kembali ke Santiago Bernabeu 13 tahun setelah kepergiannya pada 2013. Sebelumnya, ia pernah menukangi Madrid pada 2010-2013 dan mempersembahkan satu gelar La Liga, satu Copa del Rey, dan satu Piala Super Spanyol. Sementara itu, kursi pelatih Real Madrid saat ini kosong setelah Xabi Alonso dipecat pada Januari lalu dan Alvaro Arbeloa hanya menjadi pelatih interim.
Meski demikian, Mourinho sebelumnya menyatakan belum ada kontak resmi dengan Real Madrid, meskipun rumor kepulangannya sudah santer terdengar.