KRIMEA KEMBALI BERDARAH, SERANGAN UKRAINA TEWASKAN 4 ORANG - Berita Dunia
← Kembali

KRIMEA KEMBALI BERDARAH, SERANGAN UKRAINA TEWASKAN 4 ORANG

Foto Berita

Simferopol, Krimea — Wilayah Krimea yang dicaplok Rusia kembali berdarah. Otoritas setempat yang pro-Rusia melaporkan setidaknya empat orang tewas dalam gelombang serangan terbaru pasukan Ukraina di semenanjung tersebut, Kamis (12/6).

Dalam pernyataan resmi, tiga orang dilaporkan tewas dan tujuh lainnya luka-luka akibat serangan yang menyasar 'fasilitas non-perumahan' di ibu kota Krimea, Simferopol. Ini menjadi pertama kalinya serangan di kota itu menimbulkan korban jiwa. Secara terpisah, satu orang tewas dan tiga cedera dalam serangan terhadap kereta komuter yang menuju Kota Kerch.

Kyiv belum memberikan komentar resmi. Namun, ini adalah hari ketiga berturut-turut Ukraina dituduh menargetkan transportasi sipil di wilayah pendudukan. Serangan ini juga menandai eskalasi taktik Ukraina yang kini semakin agresif, tidak hanya di wilayah yang diduduki, tetapi juga jauh di dalam teritori Rusia.

Sehari sebelumnya, Ukraina melancarkan serangan drone di pinggiran Kota St Petersburg, hanya beberapa jam sebelum pembukaan Forum Ekonomi St Petersburg—acara bergengsi yang dijuluki 'Davos-nya Rusia'. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengonfirmasi bahwa drone Ukraina telah menghantam terminal minyak dan pangkalan angkatan laut di Kronstadt, pos utama Armada Baltik Rusia.

Analisis Dampak: Serangan ini menunjukkan kemampuan Ukraina yang semakin matang dalam perang asimetris. Dengan menyerang infrastruktur energi dan transportasi, Kyiv berusaha memutus logistik perang Rusia dan melemahkan moral warga sipil di wilayah yang diduduki. Bagi masyarakat Krimea, serangan ini menandakan bahwa semenanjung tersebut tidak lagi menjadi zona aman, mengubah dinamika psikologis dan keamanan di sana. Sementara bagi Rusia, serangan di depan forum ekonomi besar adalah pukulan citra yang telak, menunjukkan bahwa Moskow tidak mampu melindungi acara dan wilayahnya sendiri.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook