KUBURAN MASAL ANAK ADAT, JEJAK MK-ULTRA DI BAWAH KAMPUS? - Berita Dunia
← Kembali

KUBURAN MASAL ANAK ADAT, JEJAK MK-ULTRA DI BAWAH KAMPUS?

Foto Berita

Belakangan ini, makin banyak kampus di Amerika Utara mulai memberikan pengakuan atas tanah adat, mengakui bahwa kampus mereka dibangun di atas tanah leluhur masyarakat pribumi yang belum diserahkan. Namun, sebuah kasus terbaru di Kanada menunjukkan bahwa pengakuan saja tidaklah cukup.

Di Montreal, sekelompok wanita adat Mohawk dari Kanien’kehá:ka Nation, yang dikenal sebagai Mohawk Mothers, kini mengambil langkah hukum. Mereka menggugat McGill University untuk mencegah perluasan dua bangunan kampus yang berdiri di atas tanah bersejarah suku Mohawk.

Yang lebih mencengangkan, lokasi ini juga diyakini menjadi tempat berlangsungnya eksperimen psikologis MK-Ultra yang disokong oleh CIA. Mohawk Mothers mengklaim, di bawah Royal Victoria Hospital dan Allan Memorial Institute —dua bangunan McGill— terdapat kuburan tak bertanda anak-anak yang menjadi korban eksperimen mengerikan tersebut.

Pada 30 Mei lalu, para Mohawk Mothers mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Quebec. Mereka menuntut penyelidikan menyeluruh di lokasi tersebut untuk mencari bukti keberadaan kuburan massal itu.

Salah seorang aktivis dan pendiri Mohawk Nation News, kahentinetha, menjelaskan bahwa anak-anak mereka dulunya kerap diambil dan dibunuh. Ini berakar dari Indian Lands Act 1924 yang menyerahkan sumber daya adat ke provinsi dan menempatkan mereka di 'reservasi' yang tak ubahnya kamp kematian.

Lalu anak-anak mereka dibawa ke sekolah asrama yang kejam. Kini, jejak-jejak kuburan tak bertanda anak-anak ini ditemukan di berbagai penjuru Kanada. Estimasi ada 3.200 kuburan, dengan 1.800 di antaranya sudah dikonfirmasi atau dicurigai.

Mohawk Mothers mengaku telah melakukan riset mendalam di arsip perpustakaan McGill. Mereka menemukan banyak bukti, berwujud kotak-kotak dokumen, yang menunjukkan adanya aliran dana besar dari militer AS, Rockefeller Foundation, dan pemerintah Kanada kepada McGill setelah Perang Dunia II. Dana ini digunakan untuk eksperimen kontrol pikiran dan penelitian keji lainnya terhadap anak-anak pribumi.

Ilmuwan utama di balik proyek MK-Ultra yang bekerja sama dengan CIA dan militer Kanada adalah Dr. Ewen Cameron, kepala Allan Memorial Institute. Kini, sejumlah penyintas yang menyaksikan langsung anak-anak pribumi dibawa ke sana dan dikuburkan, siap memberikan kesaksian di pengadilan.

Menurut kahentinetha, kasus ini sangat penting dan ia yakin 'seluruh sistem (Kanada) akan runtuh' ketika kasus para Ibu Mohawk ini didengarkan di pengadilan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook