NEW YORK - Parade tahunan Israel Day Parade kembali digelar di New York, Amerika Serikat, pada akhir pekan lalu. Acara yang dikenal sebagai pertemuan terbesar pendukung Israel di dunia ini berlangsung di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap aksi militer Israel di Gaza dan Lebanon.
Sejumlah pejabat Israel dan Amerika Serikat turut hadir dalam parade tersebut. Kehadiran mereka menjadi sorotan karena bertepatan dengan momen di mana banyak negara dan organisasi internasional mengkritik keras kebijakan serta operasi militer Israel di wilayah Palestina dan Lebanon selatan.
Menurut laporan Al Jazeera, parade ini tidak hanya menjadi ajang unjuk dukungan, tetapi juga simbol ketegangan diplomatik yang kian memanas. Di satu sisi, pendukung Israel ingin menunjukkan solidaritas, namun di sisi lain, kritik global terhadap pelanggaran hukum humaniter internasional oleh Israel terus bergulir.
Analisis: Parade ini bisa memicu reaksi balik dari kelompok pro-Palestina di AS dan Eropa. Sejumlah media Barat melaporkan peningkatan aksi demonstrasi tandingan di beberapa kota besar saat parade berlangsung. Masyarakat internasional kini semakin terbelah antara dukungan terhadap hak Israel untuk membela diri dan tuntutan untuk menghentikan agresi militer yang menimbulkan korban sipil massal.