Warga Beirut bagian selatan, khususnya kawasan Dahiyeh, panik dan berbondong-bondong mengungsi pada hari ini. Video yang beredar di media sosial menunjukkan kemacetan parah akibat ribuan kendaraan warga yang berusaha keluar dari area tersebut.
Kepanikan ini dipicu perintah langsung Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang meminta militer untuk menyerang lingkungan yang dianggap sebagai basis kelompok Hizbullah. Dahiyeh sendiri dikenal sebagai benteng kekuatan Hizbullah di Lebanon.
Analisis: Situasi ini menandai eskalasi serius di Timur Tengah. Serangan darat Israel ke Lebanon selatan berpotensi memicu perang terbuka yang lebih luas. Bagi masyarakat internasional, konflik ini mengancam stabilitas pasokan minyak global dan berpotensi memicu gelombang pengungsi baru ke Eropa. Media internasional lain seperti Reuters dan Associated Press melaporkan bahwa ribuan warga Lebanon sudah mulai bergerak ke utara menuju Tripoli untuk menghindari baku tembak.